• A World in Different Color

    Date: 2010.09.15 | Category: Inspirational Stories of Mine | Tags:

    Suatu hari di minggu akhir mendekati Thanksgiving di bulan November 2008, saat suhu udara mulai menurun drastis mendekati titik beku, tanda perubahan musim gugur ke musim dingin. Sebagai duta Indonesia, seluruh penerima beasiswa US Department of States YES Program melalui AFS Intercultural Program mendapatkan tugas untuk ikut berpartisipasi dalam merayakan International Education Week (IEW). Saya pun memilih untuk melakukan presentasi mengenai Indonesia dan pentas seni tari tradisional di sekolah untuk memeriahkan acara tersebut.

    Sepanjang melakukan presentasi di lima kelas yang berbeda, saya menarik satu kesimpulan bahwa mereka tidak tahu Indonesia bahkan ada yang berpikir bahwa Indonesia ada di sebelah Islandia. Satu pertanyaan yang sangat menyakitkan bukan jika Anda bertemu dengan seseorang kemudian orang itu bertanya “Dimanakah Indonesia itu?” Jiwa saya pun berteriak dan merasakan hal itu. Sepanjang presentasi, beberapa teman saya menanyakan hal seperti ini “apakah ada akses internet di Indonesia? apakah ada mall di Indonesia?” sampai kepada hal seperti ini “Stella, kamu kalau ke sekolah pasti naik gajah dan tinggal di rumah pohon ya? apakah di Indonesia kamu juga memakai jeans seperti kami?” Itu adalah sebuah ironi dan seperti gurauan untuk saya di sisi yang lain. Apakah Anda sedang bergurau teman-temanku? Tidak, itu memang kenyataannya. Ironis sekali melihat kenyataan bahwa apa yang ada di dalam pikiran mereka Indonesia adalah hutan rimba dimana seluruh penduduknya masih berburu dan meramu seperti zaman purba. Lebih mencengangkan lagi karena mereka mengganggap Indonesia hanyalah Pulau Bali semata. Lalu dimanakah sisa 17 ribu pulau lainnya?

    Mendapatkan beasiswa dari pemerintah Amerika untuk tinggal di negeri Paman Sam adalah sebuah kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan bijaksana. Melalui presentasi-presentasi saya, video promosi pariwisata Indonesia, ajakan untuk berkunjung ke Indonesia, tanya jawab, barang-barang kerajinan Indonesia, tarian tradisional (saya menari tari Merak) dan tentunya peta dunia, saya berhasil membuka jendela pengetahuan mereka tentang Indonesia. Mereka sangat welcome dan terbuka terhadap Indonesia. Seorang teman saya pun berkata “Oh, jadi ternyata Indonesia itu berada di Asia di dekat Australia dan mereka juga memiliki gedung-gedung pencakar langit seperti kita. Pemandangan alamnya pun sangat indah. Jika saya mengunjungi Indonesia maka kamu harus membawa saya berkeliling Indonesia”