" /> " /> " />
  • Upcoming Ubuntu 11.10 Beta 2, Are You Ready?

    Date: 2011.09.27 | Category: Blogging, Penkom | Response: 0

    Ubuntu merupakan salah satu sistem operasi yang berbasiskan Linux. Versi yang terbarunya adalah Ubuntu versi kedua dan versi beta yang terakhir. Beberapa hari yang lalu versi itu dilepas ke pasaran bersamaan dengan upcoming version yaitu Ubuntu 11.10 atau Oneiric Ocelot. Terdapat beberapa perbedaan dari versi lama ke versi terbaru. Berikut ini adalah review saya dari sebuah artikel mengenai Ubuntu 11.10 Beta 2.

    Apa saja yang berubah pada Ubuntu 11.10 Beta 2?

    Ubuntu 11.10 Beta 2 memasukkan paket kernel yang terbaru versi Linux Kernel 3.0.4, GNOME 3.2 Release Candidate desktop environment, Libre Office 3.4.3, Mozilla Firefox 7.0 Beta 6 dan Mozilla Thunderbird 7.0 Beta 3. Dimulai dari Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot), Canonical akan menyediakan gambar ISO DVD yang akan dianggap seperti file ekstensi pada gambar CD. DVD akan mencakup semua translasi yang didukung oleh aplikasi yang lazim digunakan seperti The GIMP, Inkscape, PiTiVi, dan versi lengkap dari open source suite dari Libre Office.

    Ubuntu 11.10 Beta 2  dilengkapi dengan banyak fitur untuk Unity dan Compiz serta fitur new music lens untuk Banshee, tema LightDM yang lebih bagus, perbaikan Unity 2D, dan dukungan penuh untuk bahasa Mandarin, Korea, Jepang, dan lain-lain. OneConf sudah ditambahkan pada Ubuntu 11.10 Beta 2 untuk menjaga sinkronisasi antar computer. Untuk mengaktifkannya, pilih File kemudian pilih sinkronisasi pada menu option di Ubuntu Software Center. Paket Synaptic Manager dan PiTiVi sudah dibuang dari Ubuntu 11.10, tetapi masih didukung dan dapat diinstal pada keadaan default.

    Kubuntu 11.10 Beta 2

    Apa yang berubah pada Kubuntu 11.10 Beta 2?  Versi ini adalah versi kedua dari versi Kubuntu 11.10 yang akan datang (Oneiric Ocelot) yang dibangun untuk bagian utama dari KDE Soft Compilation 4.7.1. Versi baru dari KDEPIM 4.7 juga tersedia termasuk paket Kmail 2 mail clients dan Amarok 2.4.3 audio player.  Kubuntu 11.10 Beta 2 termasuk dalam Muon Suite 1.2, yang memiliki seperangkat alat-alat untuk menginstall dan mengatur aplikasi. Muon Suite 1.2 dibuat oleh Muon Software Center dan Muon Package Manager, untuk browsing dan installing aplikasi.

    Xubuntu 11.10 Beta 2

    Versi Beta yang kedua ini kurang lebih sama seperti versi yang pertama. GIMP masih dipertahankan dan belum digantikan dengan gThumb seperti seharusnya.

    Review artikel dari: http://news.softpedia.com/news/Ubuntu-11-10-Beta-2-Released-Synaptic-Removed-223181.shtml

  • The Tablet Wars are about to Begin Windows 8 vs. iOS Apple

    Date: 2011.09.18 | Category: Blogging, Penkom | Response: 0

    Software dan hardware mengalami perkembangan yang sangat pesat pada saat ini. Para vendor berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah breakthrough dalam dunia teknologi informasi ini. Sebut saja perkembangan sistem operasi yang ada di dunia sekarang ini. Operating system ‘sistem operasi’ sudah menjadi bagian penting bagi sebuah computer. Bermacam-macam sistem operasi pun terus berkembang dengan pemutakhiran berbagai fitur. Akhir-akhir ini nama Windows 8, Android dan Mac OS semakin banyak menghiasi berbagai headline di berbagai media. Apalagi kalau bukan ‘peperangan’ yang dilancarkan oleh masing-masing vendor melalui inovasi operating system tersebut. Para vendor tersebut selalu berinovasi untuk memperebutkan pasar bagi produk mereka.

    Perusahaan raksasa dalam bidang IT, Microsoft, saat ini sedang mempersiapkan diri untuk meluncurkan Windows 8: sebuah sistem operasi terbarunya. Ini adalah salah satu usaha Microsoft untuk merebut kembali ‘tahta’ yang pada tahun lalu diduduki oleh Apple yang disebut sebagai “World’s most valuable company”.

    Permasalahan ini bukan terletak pada Mac OS yang dicemaskan oleh Microsoft, tetapi permasalahannya terletak pada iPad. Anda pasti mengetahui apa iPad itu bukan? Ya, sejak diluncurkan pertama kali pada tahun lalu PC tablet itu meraih sukses besar di pasaran. Apple memang telah melakukan suatu gebrakan besar dengan meluncurkan iPad yang jauh lebih praktis jika dibandingkan dengan desktop maupun laptop.

    Kompetitor iPad pun datang silih berganti seperti Blackberry Playbook, Tablet Android, dan sebagainya. Akan tetapi, iPad tetap tidak tersaingi.

    Microsoft yang telah terlebih dahulu merajai operating system untuk desktop, agaknya merasa ‘terganggu’ dengan hal itu. Mereka tidak bisa hanya diam saja melihat pasaran PC Tablet dikuasai oleh Apple. Muncullah Windows 8! Sistem operasi ini tidak hanya didesain untuk PC saja, tetapi dapat digunakan pada PC tablet pula. Microsoft melakukan perubahan yang signifikan pada user-interface Windows 8 agar menarik untuk digunakan pada PC Tablets.

    Masalahnya tidak sesederhana itu pula. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Microsoft akan menggandeng ARM selain Intel. Windows 8 akan berjalan pada chip x86 Intel dan chip buatan ARM. Semikonduktor ARM adalah salah satu chipset yang mengalami perkembangan yang signifikan in dunia saat ini. Selain itu ARM sudah populer dalam perangkat genggam seperti smartphones dan tablet. Keunggulan chip ARM antara lain daya tahan baterainya yang lama, kemampuan untuk menghemat daya, dan mempunyai koneksi yang stabil. Ketiganya adalah komponen yang sangat penting untuk Windows 8 tablets.

    Nampaknya, ‘Wars of Tablet’ sebentar lagi akan dimulai. Namun, mampukah Windows 8 menggantikan iOS Apple?

    Review artikel dari: http://edition.cnn.com/2011/09/13/tech/gaming-gadgets/microsoft-prepares-windows-8/index.html http://money.cnn.com/2011/09/16/technology/windows_8_chipmakers/index.htm

     

  • Faith like Potatoes

    Date: 2010.09.15 | Category: Inspirational Stories of Mine | Response: 0

    Sebuah film yang diangkat dari sebuah buku yang bercerita tentang kisah nyata kehidupan seorang petani keturunan Skotlandia di Afika Selatan bernama Angus Buchan berjudul Faith Like Potatoes benar-benar meninggalkan kesan yang mendalam bagi saya. Pesan yang dikemas secara apik dari awal hingga akhir film begitu menguatkan saya dan menjadi salah satu inspirasi saya dalam menjalankan hidup. Berikut ini adalah resume singkat dari kisah nyata kehidupan Angus Buchan dan opini saya di akhir cerita.

    Tokoh sentralnya adalah Angus Buchan, seorang petani yang keras, temperamental, tetapi tebuka. Angus bersama isterinya Jill, dikaruniai tiga orang anak. Suatu saat Angus mengalami gagal panen, sawahnya pun rusak sehingga menyebabkan dirinya jatuh miskin. Kehidupan Angus saat itu benar-benar menyedihkan sehingga ia dan keluarganya terpaksa harus tinggal di mobil karavan dan meninggalkan rumahnya. Traktornya pun rusak sehingga dia sama sekali tidak dapat melakukan pekerjaannya. Angus berubah menjadi sosok yang pemarah, kasar pada istri dan anak-anaknya dan memberontak kepada Tuhan. Angus menyalahkan Tuhan atas semua keburukan yang menimpanya. Keadaan itu berlangsung lama hingga suatu saat Angus diajak oleh Jill untuk ke gereja. Pada awalnya Angus tidak mau dan bertengkar dengan Jill. Namun, pada akhirnya dirinya mau. Disanalah Angus sadar dan menemukan kembali ritme kehidupan. Angus kemudian bertobat, berbalik kepada Tuhan dan kembali ke jalan yang benar.

    Puncak adalah saat kekeringan melanda daerahnya tersebut. Tanahnya hampir tidak bisa ditanami oleh apapun. Angus mengumpulkan petani-petani di daerah tersebut dan mengajak mereka untuk menanam kentang. Mendengar hal itu para petani spontan langsung menertawakan ide gila Angus tersebut. Tidak mungkin kentang dapat tumbuh dalam keadaan sekering itu, sangatlah mustahil. Saya kutip pernyataan seorang temannya yang berkata demikian “Tetapi engkau belum pernah menanam kentang sebelumnya. Engkau belum mempunyai pengalaman. Engkau tidak memiliki irigasi. Musim kering terbesar di sepanjang sejarah sedang menuju ke mari. Jangan lakukan itu!” Namun, Angus berkeyakinan bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Angus berpegang teguh pada hal itu dan mulai menanam kentang.

    Musibah pun terjadi ketika keponakan kecil kesayangan Angus, Alistair, meninggal dunia karena kecelakaan traktor yang sangat mengerikan sewaktu mereka pergi bersama. Angus merasa bersalah dan bertanggung jawab atas kematian Alistair. Dia tidak dapat memaafkan dirinya sendiri karena hal itu. Suatu hari ayah Alistair, Fergus, bermimpi bertemu dengan anaknya dan Alistair mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja dan akan menunggu ayahnya di sana. Hal itu disampaikan kepada Angus kemudian Angus merasa tenang karena Alistair sudah beristirahat dengan tenang.

    Saat untuk memanen kentang pun tiba juga. Angus dan pembantunya yang setia menuju ke tempat di mana mereka menanam kentang. Sebelum melihat apa hasilnya, Angus mengajak pembantunya tersebut berdoa. Kemudian mereka menggaruk dan menggali tanah yang telah mereka tanami dengan kentang. Hasilnya luar biasa yaitu kentang mereka besar-besar dan bewarna kuning serta bagus-bagus.

    Kehidupan Angus Buchan menurut saya dapat digambarkan seperti “The Seven Philosophies of Tree”. Angus Buchan adalah seorang figur yang beragama dan setia menjalankan kepercayaannya tersebut serta berpegang teguh pada ajaran yang dianutnya. Walaupun sempat berubah menjadi sosok yang pemarah dan pemberontak karena keadaan yang menimpanya, tetapi sebenarnya dia adalah sosok yang lembut dan terbuka. Dirinya pun bekerja dengan baik dan profesional dengan para pegawainya . Angus juga sosok yang punya rasa empati yang tinggi pada sekelilingnya. Dia tidak segan-segan untuk menolong orang lain yang sedang kesusahan. .Angus pun berani mengambil resiko untuk menanam kentang pada musim kekeringan panjang. Seorang entrepreneur sejati berani menanggung segala resiko atas langkah yang diambilnya. Karena “akarnya” pun kokoh,  jadi walaupun terjatuh berkali-kali tidak menyurutkan niatnya untuk terus berkembang.

  • A World in Different Color

    Date: 2010.09.15 | Category: Inspirational Stories of Mine | Response: 0

    Suatu hari di minggu akhir mendekati Thanksgiving di bulan November 2008, saat suhu udara mulai menurun drastis mendekati titik beku, tanda perubahan musim gugur ke musim dingin. Sebagai duta Indonesia, seluruh penerima beasiswa US Department of States YES Program melalui AFS Intercultural Program mendapatkan tugas untuk ikut berpartisipasi dalam merayakan International Education Week (IEW). Saya pun memilih untuk melakukan presentasi mengenai Indonesia dan pentas seni tari tradisional di sekolah untuk memeriahkan acara tersebut.

    Sepanjang melakukan presentasi di lima kelas yang berbeda, saya menarik satu kesimpulan bahwa mereka tidak tahu Indonesia bahkan ada yang berpikir bahwa Indonesia ada di sebelah Islandia. Satu pertanyaan yang sangat menyakitkan bukan jika Anda bertemu dengan seseorang kemudian orang itu bertanya “Dimanakah Indonesia itu?” Jiwa saya pun berteriak dan merasakan hal itu. Sepanjang presentasi, beberapa teman saya menanyakan hal seperti ini “apakah ada akses internet di Indonesia? apakah ada mall di Indonesia?” sampai kepada hal seperti ini “Stella, kamu kalau ke sekolah pasti naik gajah dan tinggal di rumah pohon ya? apakah di Indonesia kamu juga memakai jeans seperti kami?” Itu adalah sebuah ironi dan seperti gurauan untuk saya di sisi yang lain. Apakah Anda sedang bergurau teman-temanku? Tidak, itu memang kenyataannya. Ironis sekali melihat kenyataan bahwa apa yang ada di dalam pikiran mereka Indonesia adalah hutan rimba dimana seluruh penduduknya masih berburu dan meramu seperti zaman purba. Lebih mencengangkan lagi karena mereka mengganggap Indonesia hanyalah Pulau Bali semata. Lalu dimanakah sisa 17 ribu pulau lainnya?

    Mendapatkan beasiswa dari pemerintah Amerika untuk tinggal di negeri Paman Sam adalah sebuah kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan bijaksana. Melalui presentasi-presentasi saya, video promosi pariwisata Indonesia, ajakan untuk berkunjung ke Indonesia, tanya jawab, barang-barang kerajinan Indonesia, tarian tradisional (saya menari tari Merak) dan tentunya peta dunia, saya berhasil membuka jendela pengetahuan mereka tentang Indonesia. Mereka sangat welcome dan terbuka terhadap Indonesia. Seorang teman saya pun berkata “Oh, jadi ternyata Indonesia itu berada di Asia di dekat Australia dan mereka juga memiliki gedung-gedung pencakar langit seperti kita. Pemandangan alamnya pun sangat indah. Jika saya mengunjungi Indonesia maka kamu harus membawa saya berkeliling Indonesia”

  • Dear readers,

    Date: 2010.09.15 | Category: Welcome | Response: 1

    Hi there!

    Having a blog  is something I think to be great and benefit us a lot. Writing is absolutely enjoyable, building our skill to think creatively and critically which will benefit us later. If you cannot say something or mind if someone knows  how you feel, you can just write it down! Let’s start it right away guys!

Collections

So What Day Is Today?

February 2015
S M T W T F S
« Sep    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

Need To Find Something?

Categories